Selamat Datang Di Website Resmi Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang  Sarana informasi Tentang Kami Untuk Anda!   Berikan Kritik dan Saran Kepada Kami agar Website kami lebih baik lagi!   Selamat Datang Calon Peserta Didik Baru MAN 2 Palembang Tahun Pembelajaran 2022/2023.
Pendidikan
Lonjakan Kasus Penularan Omicron di Indonesia, MAN 2 Palembang gelar Rapat Koordinasi

Lonjakan Kasus Penularan Omicron di Indonesia, MAN 2 Palembang gelar Rapat Koordinasi

Humas, Mandupa.

Berdasarkan berita tentang penyebaran kasus penularan Covid-19 varian Omicron di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat, Kepala MAN 2 Palembang Hj. Rusmala Dewi menggelar rapat koordinasi untuk seluruh guru dan pegawai MAN 2 Palembang terkait hal tersebut. Rapat dilaksanakan di ruang guru pagi tadi, Selasa (8/2). Dalam rapat tersebut dijelaskan sistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan kegiatan administrasi pelayanan di MAN 2 Palembang.

“Saat ini pembelajaran masih kita terapkan 50% dan ditentukan absen ganjil dan genap, jadi untuk siswa yang jadwal belajarnya pada hari itu tidak offline, maka tetap mengikuti pembelajaran secara online dengan sebagaimana mestinya. Untuk pelayanan administrasi khususnya PTSP, jam pelayanan dibuka pada pukul 08.00-13.00 wib kecuali hari jumat jam pelayanan dibuka pukul 08.00-11.45 wib,”ujar Hj. Rusmala.

“Karena meningkatnya kasus penularan Omicron ini saya minta untuk seluruh warga MAN 2 Palembang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan terus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Selain itu demi menjaga kesehatan bersama untuk guru dan pegawai yang sedang mengalami sakit atau gejala seperti flu, batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, atau kondisi tubuh kurang sehat untuk tidak masuk terlebih dahulu hingga kondisi sudah sehat kembali,”tambahnya.

Hj. Rusmala juga mengajak seluruh warga MAN 2 Palembang untuk berdoa agar semua ini cepat berlalu dan kita semua selalu diberi kesehatan.

“Semua ini sudah Qadarullah dari Allah SWT kita sebagai umat manusia hanya bisa beharap dan berdoa, waspada boleh, tapi jangan terlalu abai. Protkes tetap diterapkan,”pesannya. (am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.